Sabtu, 14 April 2012

Trik Menyimpan Parfum Agar Lebih Tahan Lama

Parfum merupakan benda yang tidak bisa dilupakan untuk menyempurnakan penampilan sehari-hari. Tapi jangan sampai aroma parfum Anda hanya berumur pendek karena salah menyimpan.

Menyimpan parfum di mobil atau di atas meja rias ternyata bukan pilihan yang tepat. Ada beberapa hal yang bisa merusak kandungan parfum sehingga membuat aromanya berkurang atau warnanya berubah. Berikut ini contohnya:

1. Kandungan parfum sangat sensitif terhadap panas. Perubahan suhu maupun paparan dari sinar matahari bisa membuat konsentrasi wewangian dalam parfum berkurang.

2. Banyak yang percaya, kulkas adalah tempat terbaik menyimpan parfum karena suhunya yang stabil. Tapi menurut Fragrance Foundation, organisasi global yang bergerak di industri parfum, cara ini sebenarnya tidak tepat. Parfum sebaiknya tidak disimpan dalam suhu yang terlalu panas atau dingin karena bisa menganggu keseimbangannya. Apalagi proses mengeluarkan dan menyimpan kembali parfum ke dalam kulkas menyebabkan fluktuasi perubahan suhu yang bisa merusak kandungan parfum. Hanya cologne yang cocok disimpan di dalam lemari pendingin.

3, Menyimpan parfum di mobil atau di atas meja rias yang terpapar cahaya juga bukan pilihan yang baik. Selain panas, salah satu musuh parfum adalah sinar matahari langsung. Jika ingin aroma parfum Anda tahan lama, sebaiknya hindari tempat-tempat ini.

4. Kelembapan juga bisa membuat umur parfum semakin pendek. Selain itu, untuk Anda yang sering mandi air panas, uap yang memanaskan ruangan saat mandi bisa memicu oksidasi dan perubahan warna pada parfum. Karena itu, hindari menyimpan parfum di kamar mandi dan pastikan selalu menutup botol parfum usai menggunakannya.

5. Parfum sebaiknya disimpandi dalam laci atau lemari tertutup. Usahakan simpan dalam suhu kamar yang tidak terlalu panas atau dingin. Sebaiknya parfum selalu disimpan dalam dus aslinya apalagi jika akan meletakkannya di tempat yang terpapar cahaya matahari.

6. Parfum dengan botol bening yang transparan bisa berumur lebih pendek ketimbang parfum dengan botol gelap atau buram. Kaca yang buram atau gelap bisa membantu melindungi isi parfum dari paparan cahaya dan panas sehingga membuatnya lebih awet.

7. Selalu usahakan membeli botol parfum yang lebih kecil ketimbang yang besar. Botol yang besar memang bisa bertahan lama. Tetapi jika cara menyimpannya tidak tepat, lama-lama kandungannya pun akan berkurang. 

Rabu, 11 April 2012

Cara Cepat Meningkatkan Massa Otot Anda


Cara Cepat Meningkatkan Massa Otot Anda
Untuk mendapatkan bentuk tubuh yang berotot, salah satunya bisa ditempuh dengan cara rajin berolahraga, yaitu olahraga yang diarahkan ke tujuan pembentukan otot tubuh, seperti fitness. Selain itu, ada juga cara lain yaitu melalui nutrisi atau makanan. Makanan atau asupan diyakini memberikan pengaruh yang cukup besar dalam pembentukan massa otot. Sekitar 80% keberhasilan pembentukan tubuh berasal dari makanan yang dikonsumsi. tetapi, untuk lebih jelasnya berikut akan berikan beberapa cara yang tentunya berguna bagi kamu dan patut dicoba. bagaimana cara meningkatkan massa otot?

1. Latihan beban
agar massa otot bertambah dengan cepat maka anda harus berlatih latihan beban dengan keras. kenapa??? karena latihan beban dapat meningkatkan produksi hormone adrenalin yang akan merangsang pertumbuhan massa otot lebih signifikan atau cepat
2.Perbanyak kalori
prinsip dari latihan untuk meningkatkan massa otot adalah input harus lebih besar dari out put, makan makanlah seolah kamu belum pernah makan sebelumya. artinya makan lah kalori dalam jumlah yang cukup banyakdibanding kalori yang dikeluarkan saat latihan dilakukan. jika kamu tidak makan dengan kalori yang tinggi, maka massa otot dalam tubuh kamu tentu tidak akan bertambah, meskipun kamu latihan beban. manfaat kalori yang dimakan tersubut akandigunakan oleh tubuh untuk memperbaiki jaringan otot yang rusak selama melakukan latihan berat dan untuk membangun otot-otot baru
3.Perbanyak protein
Tanpa asupan protein, tentu tubuh tidak akan bisa membangun otot baru. mengapa demikian?? karena protein menghasilkan asam amino bagi tubuh kita untuk membangun dan memperbaiki sel-sel yang rusak pada otot kita. Untuk membentuk otot-otot tubuh setidaknya kamu membutuhkan protein sekitar 5 gr protein per kg berat badan. Atau sekitar 40-60 gram protein tiap kali makan. Jika kurang protein, maka tubuh akan mengambilnya dari otot-otot tubuh.
4. Banyak minum air
Untuk mencegah dehidrasi, maka kamu perlu minum banyak air. Otot tubuh yang mengalami dehidrasi akan susah untuk diperbaiki.
Minum cukup air juga akan membantu membuang toksin dan racun tubuh. Asupan protein tinggi yang diperlukan dalam proses pembentukan otot akan menghasilkan sisa metabolik (racun) yang harus dibuang dari dalam tubuh.
6.Istirahat yang cukup
Setelah melakukan latihan dan aktivitas fisik yang cukup berat, maka tubuh perlu beristirahat. Tubuh hanya akan membentuk otot selama istirahat, bukan ketika latihan. Istirahat merupakan waktu bagi otot tubuh agar bisa berkembang dan terbentuk. Semakin berat latihan yang dilakukan, maka akan semakin banyak istirahat yang diperlukan.

Cara menulis Rumus Matematika di Microsoft word 2007 dan 2010


Sebelumnya telah dibahas bagaimana menulis rumus matematik pada microsoft word 2003 atau xp, bagi kamu yang telah menggunakan word versi terbaru seperti word 2007 atau word 2010 kamu tidak bisa menulis rumus pada word terbaru dengan cara seperti pada word versi lama, karena tampilan antar muka pada microsoft word yang lama dengan yang baru sangat jauh berbeda.
Berikut ini adalah panduan bagaimana cara menulis rumus matematika pada microsoft word 2007 atau 2010.
1.  Pada menu insert pada menu bar microsoft word 2007 (1),  kemudian klik tombol Equation yang berada di pojok kanan (2), perhatikan gambar di bawah ini.
cara menulis rumus matematika microsoft word 2007 - 2010
2.  Setelah tombol Equation diklik, nanti akan muncul tombo simbul-simbul atau fungsi-fungsi untuk menulis rumus matematika, seperti gambar di bawah ini.  Untuk menuliskan fungsi  Per, Pangkat, akar, zigma dan lain-lain gunakan tombol fungsi yang ada di samping kanan.
cara menulis rumus matematika microsoft word 2007 - 2010

Contoh menulis rumus di microsoft word 2007,
A.  agar lebih mudah memahami di bawah ini adalah contoh bagaimana menulis fungsi Pembagian (per)
1.  Klik pada tombol Fraction, nanti akan muncul beberapa pilihan, pilih yang urutan pertama,
cara menulis rumus matematika microsoft word 2007 - 2010
2.  setelah dipilih nanti akan muncul form pengisian angka, masukkanlah angka yang kamu inginkan. (perhatikan gambar di bawah ini)
cara menulis rumus matematika microsoft word 2007 - 2010

B. Menulis Akar.
1,  Untuk menulis akar, silahkan klik pada tombol Radical,
2. Kemudian pilih format akar yang kamu inginkan.
3. lalu masukkan angka yang kamu inginkan pada kolom yang telah tersedia.
4.  Rumus telah selesai dibuat.

cara menulis rumus matematika microsoft word 2007 - 2010

Semoga panduan cara menulis rumus matematika pada microsoft word 2007 di atas bisa dipahami dengan mudah, dan bisa bermanfaat bagi kamu yang membutuhkan

Cara Mengecilkan Perut

- Air Putih
Minum lebih banyak air Putih menjamin fungsi empedu lebih efektif untuk mengeluarkan sampah dalam perut. Jangan merubah konsumsi air Putih saat diet hal ini dikarenakan banyak bahan yang sulit dicerna dan dapat menyebabkan perut menjadi buncit.

Mengkonsumsi Serat
Serat adalah bahan yang penting dalam berdiet, tetapi untuk mengimbangi penyimpanan air yang menyebabkan pembuncitan perut, makanlah serat dalam buah-buahan seperti apel dan pear yang memiliki banyak kandungan air.

Makan Secara Perlahan
Hindarilah makan secara cepat karena hal ini akan menyebabkan udara tertahan dalam usus dan membentuk gas yang dapat mengakibatkan penggelembungan perut, posisi makan yang baik adalah makan dalam keadaan duduk dan kunyahlah secara perlahan lahan. hal ini memperkecil kemungkinan adanya bagian makanan yang tidak terkunyah yang nantinya tidak dapat dicerna secara sempurna.

Kurangi Konsumsi Garam
Terlalu banyak mengkonsumsi garam akan menambah ektra sodium terhadap cairan tubuh yang memperlambat mekanisme sehingga mendorong air keluar dari sel. Akibatnya perut terasa penuh dan menggelembung.

Olahraga
Dengan Berolahraga akan sangat bermanfaat untuk proses pengecilan perut, terutama olahraga yang membutuhkan otot perut contohnya sit Up. dengan olahraga ini akan membakar lemak yang ada di perut yang menyebabkan perut buncit dan jika dilakukan secara rutin maka akan terbentuklah perut yang ideal.

Jumat, 06 April 2012

Makalah pembangunan Ekonomi di Indonesia


BAB I
PENDAHULUAN
  1. I.                   Latar Belakang
Ekonomi pembangunan merupakan suatu cabang ilmu ekonomi yang menganalisis masalah-masalah yang dihadapi oleh negara-negara sedang berkembang dan mendapatkan cara untuk mengatasi masalah-masalah tersebut agar negara-negara berkembang dapat membangun ekonominya dengan lebih cepat lagi. Salah satu objek kajian dari studi ekonomi pembangunan adalah modal atau kapital yang merupakan bentuk-bentuk kekayaan yang digunakan langsung atau tidak langsung dalam produksi untuk menambah output (Siagian, 1989). Sering juga dikatakan, modal atau kapital adalah barang-barang yang digunakan untuk produksi lebih lanjut.
Kapital atau modal berperan sebagai alat pendorong pembangunan ekonomi yang meliputi investasi dalam pengetahuan teknik perbaikan dalam mutu pendidikan, kesehatan, dan keahlian. Dengan demikian modal atau kapital dalam rangka pembangunan, tidak hanya berwujud pabrik-pabrik dan perlengkapannya, namun sebenarnya meliputihuman capital.
Biasanya ahli-ahli ekonomi mengatakan, adanya kemiskinan dan pembangunan ekonomi yang rendah di negara-negara sedang berkembang disebabkan oleh kekurangan modal atau kapital sebab mereka memandang modal mempunyai kedudukan terpenting dalam teori pembangunan ekonomi. Sebagian ahli ekonomi menganggap bahwa modal tidak saja mempunyai kedudukan terpenting bagi proses pembangunan, melainkan strategis pula, dalam arti proses pembentukan modal adalah saling pengaruh-mempengaruhi dan kumulatif.
Masalah pembentukan modal dapat ditinjau dari sudut permintaan maupun dari sudut penawaran akan modal. Dari sudut permintaan pembentukan modal bertalian dengan ada tidaknya daya tarik bagi usahawan atau wiraswasta untuk mempergunakan barang-barang modal dalam proses produksi. Dari sudut penawaran, pembentukan modal berhubungan dengan kemampuan masyarakat untuk menabung, tabungan kemudian dipakai untuk investasi dan pembentukan modal. Dalam hubungan dengan pembentukan modal ini, negara-negara sedang berkembang seolah-olah berada dalam lingkaran yang tak berujung pangkal, baik dilihat dari segi permintaan maupun penawaran akan modal (Siagian, 1989).
Pada saat ini, negara-negara sedang berkembang mengalami kemiskinan yang disebabkan oleh rendahnya persediaan modal. Dari uraian tersebut penulis ingin mengetahui penyebab rendahnya permintaan dan penawaran modal dan cara mengatasinya sebagai solusi pembangunan di Indonesia.
  1. II.                Rumusan Masalah
    1. Apa yang menyebabkan rendahnya permintaan modal di Indonesia dan bagaimana cara mengatasinya?
    2. Apa yang menyebabkan rendahnya penawaran modal di Indonesia dan bagaimana cara mengatasinya?

  1. III.             Tujuan
    1. Mengetahui penyebab rendahnya permintaan modal di Indonesia dan cara  mengatasinya.
    2. Mengetahui penyebab rendahnya penawaran modal di Indonesia dan cara mengatasinya.


BAB II
PEMBAHASAN
  1. A.    Rendahnya permintaan modal di Indonesia dan cara mengatasinya
Rendahnya permintaan modal dalam negara-negara sedang berkembang termasuk Indonesia, disebabkan oleh hasrat golongan wiraswasta melakukan investasi rendah, sebab daya beli masyarakat atau keadaan pasar dalam negeri yang terbatas merupakan hambatan untuk permintaan akan modal. Seperti diketahui faktor-faktor yang menentukan fluktuasi investasi adalah : a) efisiensi marginal dari investasi, b) ongkos barang-barang modal, dan c) tingkat bunga.
Efisiensi marginal suatu investasi adalah jumlah pendapatan suatu barang modal yang akan diperoleh di masa depan selama usia barang modal tersebut atau sebagai rangkaian balas jasa sesuatu barang modal (Siagian, 1989). Balas jasa ini diperoleh dari hasil penjualan produksi setelah dikurangi dengan biaya atau harga pokok. Balas jasa ini haruslah lebih besar dari harga pembelian modal tersebut, jika tidak, tidak ada gunanya atau tidak menarik untuk menjalankan investasi. Biasanya balas jasa tiap tahun dinyatakan secara persentase. Persentase ini harus lebih besar dari tingkat bunga umum yang berlaku sebab kalau tidak, lebih baik dan lebih menguntungkan membungakan uang tersebut daripada membeli barang modal.
Umumnya tingkat bunga ini merupakan faktor pembanding mengenai balas jasa sesuatu investasi modal, dalam arti makin rendah tingkat bunga dibanding dengan tingkat keuntungan maka semakin menarik menjalankan investasi dan demikian sebaliknya, semakin tinggi tingkat bunga dibanding dengan tingkat keuntungan maka semakin kurang menarik mengadakan investasi.
Pada umumnya tingkat bunga di Indonesia tinggi sekali. Hal ini diperkuat dengan pendapat Alvin Hansen dalam Siagian (1989) yang mengatakan bahwa banyak investasi di negara-negara sedang berkembang tidak terlaksana, terutama karena tingkat bunga yang tinggi. Walaupun pendapatan ini cukup tajam, namun tidak seluruhnya dapat dibenarkan. Faktanya, penurunan tingkat bunga merupakan segi penting untuk investasi, tetapi unsur lain yang tidak kalah penting adalah kekurangan permintaan efektif dalam masyarakat sehingga balas jasa investasi masa depan sangat rendah. Oleh sebab itu, dari sudut permintaan akan modal di Indonesia, kekurangan tenaga beli merupakan penghambat yang lebih besar daripada tingkat bunga yang tinggi.
Pada awal pembahasan telah dipaparkan bahwa hasrat usahawan mengadakan investasi tertekan oleh faktor kekurangan tenaga beli, terutama jika ditinjau dari sudut investasi dalam satu cabang produksi tertentu. Hambatan ini dapat dikurangi jika investasi dijalankan secara bersamaan atau serentak di lapangan yang meliputi berbagai proyek. Penyebab hal tersebut adalah hasil investasi yang dapat memperluas pasar penjualan, dalam arti pekerja pada suatu proyek akan menjadi pembeli dari hasil proyek lain.
Pembangunan jenis ini disebut pembangunan yang seimbang. Pembangunan yang seimbang mempunyai arti yang bermacam-macam, seperti :
a) keseimbangan antara pertambahan produksi bahan makanan dan pertambahan penduduk,
b) keseimbangan antara produksi agraria dan industri,
c) keseimbangan antara kebutuhan jasmani dan rohani,
d) keseimbangan pembangunan antar daerah. Melalui pembangunan yang seimbang terutama antara produksi bahan makanan dan produksi industri, akan menciptakan kesempatan kerja yang luas untuk golongan penganggur dan setengah penganggur terutama di sektor pertanian.
Dengan cara ini produktivitas pertanian dapat dinaikkan, yang berarti juga dapat menaikkan tenaga beli dalam arti nyata. Kenaikan tenaga beli kaum tani ini, sebagian akan diberdayakan untuk membeli hasil industri seperti pakaian, alat-alat pertanian, dan sebagainya. Hal ini terjadi sebab dari sudut industri, golongan petani merupakan pasar hasil produksinya yang utama. Naiknya pasar bagi produksi industri akan mendorong tambahan investasi di sektor ini. Sebaliknya golongan industri merupakan pasar bagi sektor pertanian, dengan bertambah luasnya sektor industry akan mendorong kenaikan produksi di bidang pertanian, baik melalui usaha perluasan area maupun melalui intensifikasi. Kedua cara ini memerlukan peralatan dan hasil industri, sehingga mendorong tambahan investasi di bidang ini. Demikianlah pembangunan proyek-proyek ini saling melengkapi dan saling menunjang perkembangan masing-masing ke taraf yang lebih tinggi.
  1. B.     Rendahnya penawaran modal di Indonesia dan cara mengatasinya
Lambatnya proses pembangunan di Indonesia disebabkan oleh sedikitnya modal yang tersedia. Kurangnya modal disebabkan oleh kemampuan menabung yang rendah, kemampuan menabung yang rendah disebabkan oleh pendapatan yang rendah. Pendapatan yang rendah merupakan akibat dari produktivitas yang rendah, sedangkan produktivitas yang rendah merupakan akibat dari kekurangan modal dan hal ini disebabkan oleh kemampuan menabung yang rendah dan demikian seterusnya, sehingga lingkaran setan yang tidak berujung pangkal yang dialami menjadi lengkap (Siagian, 1989).
Tabungan yang dimaksud dalam hal ini adalah kemampuan dan kesediaan menahan nafsu konsumsi selama beberapa waktu, agar dikemudian hari terbuka kemungkinan untuk konsumsi yang lebih baik. Tabungan di dalam pembangunan ekonomi memiliki peranan penting dan strategis karena dapat menaikkan produktivitas dan proses pembentukan kemampuan.
Kenyataan di Indonesia, jumlah tabungan yang ada dan diinvestasikan sangat rendah, seringkali jumlah tabungan hanya cukup untuk mengimbangi pertambahan penduduk yang sedang berjalan. Demi mempercepat pembangunan penting sekali untuk memperbesar tabungan, baik atas kerelaan masyarakat maupun melalui kebijakan fiskal. Kebijakan fiskal agar dapat mencapai tujuannya, harus disertai dengan kebijakan dividen dalam arti perlunya pengawasan negara atas pemakaian devisa yang dihasilkan dari perdagangan luar negeri.
Berhubung pembangunan ekonomi secara sadar, dimana investasi-investasi yang dijalankan diarahkan untuk menambah produksi dan produktivitas dalam masyarakat, di pihak lain devisa adalah bagian yang penting dari unsur-unsur produksi suatu negara. Oleh karena itu, pengawasan penggunaan devisa merupakan salah satu kebijakan Negara yang sangat penting. Pengawasan devisa ditujukan agar pemakaian devisa dilakukan dengan baik, dengan demikian dapat dilaksanakanlah suatu alokasi unsur produksi yang lebih baik. Kebijakan fiskal dan pengawasan devisa harus disertai dengan kebijakan yang mengatur unsur-unsur produksi yang ada dalam masyarakat digunakan secara efektif. Agar tujuan dapat tercapai perlu disusun suatu rencana pembangunan yang rapi dan teratur. Rencana tersebut harus memperlihatkan tujuan-tujuan pembangunan, lapangan-lapangan investasi, kebijaksanaan negara di bidang keuangan dan besarnya jumlah investasi. Kemudian diperlukan juga rencana pembangunan yang bertul-betul bersifat rasional-nasional, dalam arti memperhatikan kaitan antar masing-masing sektor, memperhatikan kemampuan pembiayaan sehingga dapat ditentukan skala prioritas, dengan demikian pemborosan dapat dihindari.


BAB III
PENUTUP
  1. A.    Kesimpulan
Kapital atau modal sebagai alat pendorong pembangunan ekonomi meliputi investasi dalam pengetahuan teknik perbaikan dalam mutu pendidikan, kesehatan, dan keahlian. Dengan demikian modal atau kapital dalam rangka pembangunan, tidak hanya berwujud pabrik-pabrik dan perlengkapannya, namun sebenarnya meliputi human capital. Maka dapat disimpulkan bahwa akumulasi modal sebagian besar ditentukan oleh permintaan modal, disamping juga oleh penawaran modal. Penawaran modal cenderung mengikuti permintaan untuk investasi. Pembentukan modal lebih ditarik oleh adanya permintaan dari para usahawan yang penuh semangat dan kemauan untuk maju daripada dorongan penawaran modal yang berasal dari pemilik uang yang pasif. Disinilah terlihat pentingnya peranan usahawan dalam rangka pembangunan ekonomi suatu negara, dan terlihat perlunya mendorong timbulnya golongan ini.
  1. B.     Saran
Investasi ditujukan untuk memajukan pembangunan ekonomi di Indonesia selanjutnya, maka pertimbangan kriteria investasi seharusnya diarahkan kepada sektor-sektornya yang “growing points” dalam perekonomian, yaitu pada bidang atau lapangan yang dapat memberi perkembangan yang lebih cepat, membutuhkan investasi tambahan yang cukup besar tetapi mempunyai permintaan yang sudah tersedia. Hal tersebut akan memberikan external economiesyang sangat penting bagi industri-industri lainnya yang ada dan akan menimbulkan permintaan produk suplementer dan jasa. Dengan kata lain, investasi itu harus diarahkan sedemikian rupa sehingga memajukan integrasi horizontal dan vertikal dalam proses produksi.


DAFTAR PUSTAKA
Bourdieu, P. 1986. The Form of Capital. In J. Richardson (Ed). Handbook of Theory and Research for Sociology of Education. New York: Greenwood Press.
Coleman, J. 1990. Foundations of Social Theory. Cambridge Mass: Harvard University Press.
Kamaluddin, Rustian. 1987. Beberapa Aspek Pembangunan Nasional dan Pembangunan Daerah. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Siagian, H. 1989. Pembangunan Ekonomi dalam Cita-Cita dan Realita.Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.

Perkembangan islam di indonesia


PERKEMBANGAN ISLAM DI INDONESIA
  1. Masuknya islam di Indonesia
Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-7 atau ke-8 yang bertepatan dengan abad ke-1 atau ke-2 H. rute atau jalur yang dilewati adalah jalur utara dan selatan. Daerah yang mula-mula menerima masuknya agama Islam adalah pantai barat Pulau Sumatera. Penyebaran Islam di Indonesia yang berjalan secara damai tanpa menimbulkan kekerasan merupakan cermin hakikat ajaran Islam yang menjadi rahmatan lil alamin.
  1. Perkembangan islam di Indonesia
Perkembangan Islam di Indonesia berlangsung di beberapa tempat, yaitu Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Maliku, Irian Jaya, dan Nusa Tenggara.  1. Perkembangan islam di Sumatera
Pada pertengahan abad ke-13, di Sumatera telah berdiri kerajaan Islam Samudera Pasai yang merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia, kerajaan ini terletak di pesisir timur laut aceh yang sekarang merupakan wilayah Kabupaten Lhouksumawe. Samudera Pasai adalah sebuah kerajaan maritim, samudera pasai telah mengadakan hubungan dengan Sultan Delhi di India pada pelayaran kerajaan Samudra Pasai merupakan pusat studi agama Islam dan tempat berkumpulnya para ulama dari berbagai negara Islam.
2. Perkembangan islam di jawa
Perkembangan di Jawa tidak bisa dipisahkan dari peranan wali, jumlah wali yang terkenal sampai sekarang adalah sembilan, yang dalam bahasa dikenal dengan sebutan WALI SONGO. Para wali yang termasuk dalam wali songo adalah sebagai berikut :
  1. MAULANA MALIK IBRAHIM
Maulana malik ibrahim juga dikenal dengan panggilan Maulana Maghribi atau syekh Magribi, karena berasal dari wilayah Maghribi, Afrika Utara. Kedatangannya dianggap sebagai permulaan masuknya Islam di Jawa. Maulana Malik Ibrahim menerapkan metode dakwah yang tepat untuk menarik simpati masyarakat terhadap Islam.
  1. SUNAN AMPEL
Pada awal penyiaran Islam di pulau Jawa, Sunan Ampel menginginkan masyarakat menganut keyakinan Islam yang murni. Ia tidak setuju dengan kebiasaan masyarakat Jawa, seperti kenduri, selamatan dan sesaji. Hal itu terlihat dari persetujuannya ketika Sunan Kalijaga, dalam ocehannya menarik umat Hindhu dan Budha mengusulkan agar adat istiadat Jawa itulah yang diberi warna Islam.
  1. SUNAN BONANG
Dalam menyebarkan agama Islam, ia selalu menyesuaikan diri dengan kebudayaan masyarakat yang sangat menggemari wayang serta musik gamelan. Sunan Bonang memusatkan kegiatan dakwahnya di Tuban. Dalam aktifitasnnya ia mengganti nama dewa dengan nama-nama malaikat.
  1. SUNAN GIRI
Dalam menyebarkan agama Islam, ia selalu menyesuaikan diri dengan kebudayaan masyarakat yang sangat menggemari wayang serta musik gamelan. Sunan Bonang memusatkan kegiatan dakwahnya di Tuban. Dalam aktifitasnnya ia mengganti nama dewa dengan nama-nama malaikat.
  1. SUNAN DRAJAT
Dalam menyebarkan agama Islam, ia selalu menyesuaikan diri dengan kebudayaan masyarakat yang sangat menggemari wayang serta musik gamelan. Sunan Bonang memusatkan kegiatan dakwahnya di Tuban. Dalam aktifitasnnya ia mengganti nama dewa dengan nama-nama malaikat.
  1. SUNAN KALIJAGA
Dalam menyebarkan agama Islam, ia selalu menyesuaikan diri dengan kebudayaan masyarakat yang sangat menggemari wayang serta musik gamelan. Sunan Bonang memusatkan kegiatan dakwahnya di Tuban. Dalam aktifitasnnya ia mengganti nama dewa dengan nama-nama malaikat.
  1. SUNAN KUDUS
Sunan Kudus mengajarkan agama Islam didaerah Kudus dan sekitarnya, ia mempunyai keahlian khusus dalam ilmu fiqih, urul fiqih, tauhid, hadits, tafsir dan logika. Oleh karena itu ia mendapat julukan waliyyul ‘ilmi. Sunan Kudus juga melaksanakan dakwah dengan pendekatan kultural.
  1. SUNAN MURIA
Sunan Muria memusatkan kegiatan dakwahnya di Gunung Muria yang terletak 18 km sebelah utara kota Kudus. Cara yang ditempuhnya dalam menyiarkan agama islam adalah dengan mengadakan kursus-kursus bagi kaum pedagang, para nelayan, dan rakyat biasa.
  1. SUNAN GUNUNG JATI
Sunan gunung Jati lahir di Mekkah pada tahun 1448. ia mengembangkan ajaran islam di cirebon, majalengka, kuningan, kawali, sunda kelapa dan banten sebagai dasar bagi perkembanganislam di Banten.
3. Perkembangan Islam di Sulawesi
Masuknya islam di Sulawesi tidak terlepas dari peranan Sunan Giri di Gresik. Hal itu karena Sunan Giri menyelenggarakan pesantren yang banyak didatangi oleh santri dari luar Jawa, seperti ternate dan hiu. Pada abad ke-16 di sulsel telah berdiri kerajaan hindhu gowa dan tallo. Penduduknya banyak yang memeluk agama islam karena hubungannya dengan kesultanan Ternate.
4. Perkembangan islam di Kalimantan
Masuknya islam di Sulawesi tidak terlepas dari peranan Sunan Giri di Gresik. Hal itu karena Sunan Giri menyelenggarakan pesantren yang banyak didatangi oleh santri dari luar Jawa, seperti ternate dan hiu. Pada abad ke-16 di sulsel telah berdiri kerajaan hindhu gowa dan tallo. Penduduknya banyak yang memeluk agama islam karena hubungannya dengan kesultanan Ternate.
5. Perkembangan islam di Maluku dan irian jaya
Masuknya islam di Sulawesi tidak terlepas dari peranan Sunan Giri di Gresik. Hal itu karena Sunan Giri menyelenggarakan pesantren yang banyak didatangi oleh santri dari luar Jawa, seperti ternate dan hiu. Pada abad ke-16 di sulsel telah berdiri kerajaan hindhu gowa dan tallo. Penduduknya banyak yang memeluk agama islam karena hubungannya dengan kesultanan Ternate.

Makalah usaha peningkatan layanan pendidikan anak usia dini


BAB I
PENDAHULUAN
  1. A.    Pendahuluan
    Dewasa ini Pemerintah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini tengah gencar-gencarnya mengembangkan dan menyebarluaskan pendidikan anak usia dini (PAUD) ke seluruh pelosok Indonesia. Gerakan sadar PAUD ini dimulai dari timbulnya kesadaran pemerintah akan perlunya memperhatikan pendidikan anak sejak usia dini. Dalam upaya pemerataan dan peningkatan kualitas layanan PAUD, Pemerintah Indonesia menghadapi serangkaian masalah yang rumit. Berbagai model pendidikan jarak jauh telah dijajagi namun sampai saat ini tidak satupun model yang secara luas telah diaplikasikan ke seluruh pelosok Indonesia. Tulisan ini akan menguraikan peranan potensial yang dapat dimainkan oleh teknologi sederhana dalam membantu pemerintah Indonesia mensukseskan program layanan PAUD dan mendiskusikan apakah penggunaan CD player dan radio dapat menawarkan cara dengan biaya yang efektif (cost-effective) menuju pencapaian layanan PAUD berkualitas tinggi.
  2. B.     Latar Belakang
    Berbagai studi yang dilakukan secara luas, telah secara jelas menunjukkan peranan PAUD dalam mengembangkan keterampilan kecakapan sekolah; akan tetapi di Indonesia, tingkat penerimaan anak usia 4-6 tahun secara nasional dalam pelayanan PAUD masih sangat rendah. Angka statistik menunjukkan bahwa anak berusia 4-6 tahun yang mendapat layanan PAUD bervariasi antara 8, 15 dan 20 persen (World Bank, 2006). Hal ini berarti bahwa mayoritas anak Indonesia tidak mendapatkan layanan PAUD.
  3. C.    Rumusan Masalah
Dari pemaparan pendahuluan kami diatas, maka rumusan masalah yang kami angkat yaitu
  1. Bagaimana kualitas pembelajaran itu ?
  2. Bagaimana kualitas penilaian itu ?
  3. D.    Tujuan
    1. Memperluas dan meningkatkan kualitas pelayanan PAUD.
    2. Agar anak dapat mendapatkan pembelajaran secara PAIKEM.
    3. Mengembangkan kualitas belajar mengajar PAUD.

BAB II
PEMBAHASAN
  1. A.    Kualitas Pembelajaran
Tujuan program percontohan IAI adalah mengembangkan kualitas belajar mengajar PAUD dan meningkatkan kesiapan sekolah melalui:
menyediakan materi kegiatan berkualitas tinggi yang mengikuti kurikulum TK Nasional
secara simultan melatih guru dan mengajar anak memfasilitasi belajar aktif dengan pendekatan berbasis PAKEM.
Proses pembelajaran merupakan proses komunikasi antara fasilitator dengan partisipan atau antar partisipan. Dalam proses komunikasi itu dapat dilakukan secara verbal (lisan) dan dapat pula secara non verbal, seperti penggunaan media computer dalam pembelajaran. Namun demikian apapun media yang digunakan dalam pembelajaran itu, esensi pembelajaran adalah ditandai oleh serangkaian kegiatan komunikasi.
Komunikasi dalam pembelajaran itu ditunjukan untuk membantu proses belajar. Aktivitas komunikasi dapat dilakukan secara mandiri. Takni partisipan melakukan aktivitas belajar mandiri (self-intructing), seperti mengkaji buku, melakukan kegiatan di laboratorium, atau menyelesaikan proyek inkuiri, dan dapat pula secara berkelompok seperti halnya proses pembejaran di kelompok besar. Keuntungan pembelajaran mandiri itu adalah bahwa partisipan mampu menggunakan keterampilan dan strategi pengelolaan belajar mandiri.
  1. B.     Kualitas Penilaian
Terdapat tiga istilah yang sering berhubungan dengan evaluasi, dan seringkali tertukar di dalam memaknai dan menerapkannya. Agar guru (pendidik) dapat memahami dengan baik, sebelum tertuju pada batasan evaluasi pembelajaran PAUD yang definitif, ada baiknnya istilah-istilah kunci yang berhubungan dengan makna evaluasi tersebut dipahami sebaik-baiknya, istilah-istilah tersebut yaitu tes, pengukuran, dan penilaian (test, measurement, and assessment).
Pertama Tes. Tes merupakan salah satu cara untuk menaksir besarnya kemampuan seseorang secara tidak langsung, yaitu melalui respons seseorang terhadap stimulus atau pertanyaan (Djemari Mardapi, 1999: 2).
Kedua pengukuran dinyatakan sebagai proses penetapan angka terhadap individu atau karakteristiknya menurut aturan tertentu (Ebel & Frisbie. 1986: 14). Allen & Yen mendefinisikan pengukuran sebagai penetapan angka dengan cara yang sistematik untuk menyatakan keadaan individu (Djemari Mardapi, 2000: 1). Dengan demikian, esensi dari pengukuran adalah kuantifikasi atau penetapan angka tentang karakteristik atau keadaan individu menurut aturan-aturan tertentu.
Ketiga Penilaian. Penilaian (assessment) memiliki makna yang berbeda dengan evaluasi.
The Task Group on Assessment and Testing (TGAT) mendeskripsikan asesmen sebagai semua cara yang digunakan untuk menilai unjuk kerja individu atau kelompok (Griffin & Nix, 1991: 3). Popham (1995: 3) mendefinisikan asesmen dalam konteks pendidikan sebagai sebuah usaha secara formal untuk menentukan status siswa berkenaan dengan berbagai kepentingan pendidikan
Keempat Evaluasi. Evaluasi memiliki makna yang berbeda dengan penilaian, pengukuran maupun tes. Evaluasi merupakan suatu proses menyediakan informasi yang dapat dijadikan sebagai pertimbangan untuk menentukan harga dan jasa (the worth and merit) dari tujuan yang dicapai,desain, implementasi dan dampak untuk membantu membuat keputusan, membantu pertanggung jawaban dan meningkatkan pemahaman terhadap fenomena.


BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN

pembelajaran pada anak usia dini pada dasarnya adalah penciptaan lingkungan atau pengkondisian dan pemberian perilaku/pengalaman tertentu agar anak dapat berubah, dalam hal
ini adalah tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai dengan yang diharpkan.
Pengukuran, penilaian dan evaluasi bersifat hirarki. Evaluasi didahului dengan penilaian (assessment), sedangkan penilaian didahului dengan pengukuran. Pengukuran diartikan sebagai kegiatan membandingkan hasil pengamatan dengan kriteria, penilaian (assessment) merupakan kegiatan menafsirkan dan mendeskripsikan hasil pengukuran, sedangkan evaluasi merupakan penetapan nilai atau implikasi perilaku.